Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 169 171 172 174 175

Halo semua bertemu lagi sobat emunaroma.com, kali ini kita akan bahas Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 169 171 172 174 175. Cek selengkapnya ulasan berikut ini sobat!

Berikut ini soal dan jawaban Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi 2017 Kelas V SD/MI Tema 6 Subtema 3 Pembelajaran 4.

Buku Tematik Kelas 5 Tema 6 ini membahas materi berjudul Panas dan Perpindahannya.

Sementara Subtema 3 mempelajari tema berkaitan Pengaruh Kalor terhadap Kehidupan.

Dalam artikel, terdapat kunci jawaban halaman 169, 171, 172, 174, dan 175 untuk Pembelajaran 4.

Pembahasan Buku Tematik Tema 6 Kelas 5 ini hanya sebagai panduan bagi orang tua dalam membimbing anak belajar.

Berikut Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 169, 171, 172, 174, dan 175:

Ayo Membaca

Permasalahan Sosial di Sekitar Kita

Setiap warga negara, mempunyai tanggung jawab yang harus dilaksanakan sesuai perannya di dalam masyarakat. Salah satu bentuk tanggung jawabnya adalah melaksanakan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Nilai-nilai dalam Pancasila, menjamin terjadinya masyarakat yang saling menghargai demi kepentingan bersama.

Apa saja akibat yang akan terjadi bila anggota masyarakat tidak melaksanakan tanggung jawabnya? Salah satu akibatnya adalah terjadinya masalah sosial. Berikut ini adalah jenis-jenis permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat.

a. Sampah

Salah satu kebiasaan tak terpuji adalah membuang sampah sembarangan. Misalnya, siswa membuang bungkus permen dan makanan di ruang kelas, di halaman sekolah atau di selokan dekat sekolah. Warga masyarakat membuang sampah dapur di parit, di saluran air atau di sungai. Sampah pasar, sampah toko, dan sampah kantor, banyak berserakan sampai ke jalan raya, karena tak tertampung di bak sampah. Hal ini terjadi, karena banyak orang tidak bertanggung jawab menjaga lingkungan mereka dengan membuang sampah sembarangan. Sampah yang bertebaran di sekolah mengurangi keindahan sekolah karena tidak sedap dipandang dan mengganggu kegiatan belajar mengajar. Hal ini mengurangi kenyamanan para siswa yang belajar di sekolah. Sampah yang berserakan di jalan raya, mengakibatkan jalan tampak sempit. Jalan menjadi kotor dan licin. Arus lalu lintas kendaraan menjadi tidak lancar, dan membahayakan para pengguna jalan. Hal ini memengaruhi kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan tersebut.

b. Kali atau Sungai yang Kotor

Kali atau sungai kadang-kadang dijadikan tempat pembuangan sampah bagi warga masyarakat. Pabrik-pabrik atau industri-industri, juga banyak yang membuang limbah ke kali tanpa diolah terlebih dulu. Sementara itu, ada juga orang-orang yang mendirikan bangunan di bantaran kali. Semua ini membuat kali menjadi kotor dan daya tampungnya berkurang. Akibatnya, pada musim penghujan air kali meluap. Menggenangi daerah sekitar, sawah-sawah dan permukiman penduduk. Menurunnya kualitas lingkungan sekitar dan banjir yang diakibatkannya membuat masyarakat merasa tidak nyaman.

c. Bangunan Liar

Bangunan liar sering kita jumpai berada di atas saluran air, di trotoar, di taman-taman kota dan di kolong-kolong jalan layang. Pada umumnya bangunan liar berupa bangunan sementara yang didirikan di tempat yang tidak seharusnya. Hal ini akan menyebabkan masalah kesehatan dan kebersihan lingkungan yang menimbukan ketidaknyamanan masyarakat pada umumnya.

d. Kemacetan Lalu Lintas

Kemacetan lalu lintas sering terjadi pada saat jam berangkat sekolah atau jam berangkat kerja. Salah satu penyebab kemacetan lalu lintas antara lain banyak pengguna jalan yang tidak melakukan kewajibannya untuk menaati aturan lalu lintas. Hal tersebut dapat menimbulkan ketidakamanan dan ketidaknyamanan para pengguna jalan dan masyarakat sekitarnya.

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 169

Temukanlah pokok pikiran dalam setiap paragraf dengan melakukan kegiatan berikut ini.

1. Siapkan sejumlah kartu pokok pikiran seperti contoh di bawah ini sesuai dengan jumlah paragraf pada bacaan di atas.

2. Bacalah kembali bacaan tersebut dan temukan pokok pikiran di setiap paragrafnya.

3. Tuliskanlah pokok pikiran tersebut pada lembar kertas kecil yang telah kamu siapkan.

4. Diskusikanlah pokok pikiranmu dengan teman-teman di dalam kelompokmu. Berikan komentar dan saran yang membangun untuk setiap pokok pikiran yang dibuat temanmu.

5. Kelompokkan pokok pikiran yang sama pada setiap paragraf.

6. Ambillah sebuah karton, lalu tuliskan di bagian paling atas judul bacaan.

7. Buatlah garis-garis penghubung sesuai jumlah paragraf yang ada.

8. Tempelkan semua pokok pikiran yang dibuat teman sekelompokmu sesuai paragrafnya.

9. Buatlah sebuah paragraf untuk membuat kesimpulan terhadap bacaan tersebut.

10. Presentasikanlah hasil analisis bacaanmu di depan kelas

Jawab:

Kartu 1 (Paragraf 1): Tanggung jawab warga negara sesuai perannya.

Kartu 2 (Paragraf 2): Akibat warga negara tidak melaksanakan tanggung jawabnya.

Kartu 3 (Paragraf 3): Membuang sampah sembarangan kebiasaan tak terpuji

Kartu 4 (Paragraf 4): Sungai dijadikan tempat pembuangan sampah warga.

Kartu 5 (Paragraf 5): Bangunan liar menyebabkan masalah kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Kartu 6 (Paragraf 6): Kemacetan lalu lintas menyebabkan ketidaknyamanan pengguna jalan dan masyarakat.

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 171 – 172

Permasalahan Sosial di Lingkungan sekitar

Ayo perhatikan sekelilingmu. Bersama dengan teman kelompokmu yang tinggal di daerah yang berdekatan, lakukan pengamatan terhadap kehidupan masyarakat di sekitarmu. Carilah informasi dari Ketua RT, atau orang tuamu tentang permasalahan sosial apa saja yang terjadi di sekitarmu. Identifikasikan penyebab masalah sosial tersebut dihubungkan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban anggota masyarakat. Sebutkan juga, usaha apa saja yang telah dilakukan untuk mengatasinya. Tuliskan informasi dan hasil identifikasi yang kamu lakukan di tabel berikut ini.

Masalah Sosial di Lingkungan Tempat Tinggal

Buku Tematik Tema 6 Kelas 5 SD.6
Buku Tematik Tema 6 Kelas 5 SD.

Tulislah Kesimpulanmu:

Jawab:

Masalah sosial mengakibatkan pencemaran lingkungan, sehingga berdampak pada kesehatan, lingkungan, dan sosial-ekonomi.

Masalah sosial dapat diatasi bila semua warga melaksanakan kewajibannya.

Bagaimana dengan lingkungan sekolahmu? Adakah permasalahan yang dengan mudah kamu jumpai di sekolah?

Lakukanlah hal yang sama dengan mengidentifikasi permasalahan yang sering terjadi di sekolahmu.

Kamu tahu bahwa sebagai pelajar memiliki hak dan kewajiban.

Demikian juga dengan anggota komunitas sekolahmu, seperti para guru dan pegawai lainnya.

Masalah Sosial di Lingkungan Sekolah

Buku Tematik Tema 6 Kelas 5 SD.
Buku Tematik Tema 6 Kelas 5 SD.

Kesimpulan:

Masalah sosial di lingkungan sekolah mengakibatkan suasana belajar kurang nyaman.

Masalah tersebut dapat melalui pemahaman yang baik tentang kewajiban dan hak masing-masing.

Ayo Membaca

Usaha Bolu Meranti Medan

Ada yang bilang, kalau pulang dari Medan tanpa membawa Bolu Meranti, berarti ia tidak benar-benar pergi ke Medan. Ya, siapa yang tidak tahu Bolu Meranti? Tetapi ternyata, bolu ini menjadi oleh-oleh khas Medan mulai tahun 2000-an. Sebelum itu, orang tidak tahu apa-apa tentang oleh-oleh tersebut.

Bolu Meranti adalah makanan berupa bolu gulung berbahan dasar telur dan tepung yang diisi berbagai macam isian. Untuk membuat bolu ini, diperlukan oven untuk memanggang adonan yang telah dibuat sebelumnya. Saat ini ada berbagai isian untuk bolu ini. Ada isian keju, cokelat, moka, stroberi, dan kacang. Nama Meranti berasal dari nama jalan di mana bolu ini pertama kali dijual untuk umum. Bolu ini memiliki rasa yang khas, lembut, dan cukup tahan lama meskipun tidak menggunakan bahan pengawet. Siapakah orang di belakang bolu terkenal ini?

Seorang ibu bernama Ai Ling suatu hari menitipkan bolu buatannya di toko milik salah satu kerabatnya yang berlokasi di Jalan Meranti. Ai Ling yang sedari muda dikenal suka memasak dan membuat kue ini, lama-kelamaan kewalahan dengan pesanan bolu yang dibuatnya. Hingga suatu saat ia membuka gerai sendiri di tempat yang lain. Namun, ia tetap menggunakan nama Meranti sebagai nama bolunya untuk menjaga agar pelanggannya ingat akan bolu buatannya.

Ai Ling tidak menyangka usahanya ini dapat membuat Kota Medan semakin terkenal. Banyak orang telah mendapatkan manfaat dari usahanya membuat bolu. Bahkan ia pun membuka gerai di Bandar Udara Internasional Kualanamu untuk memudahkan pelanggan mendapatkannya sebagai oleh-oleh khas Kota Medan.

Kunci jawaban halaman 174 – 175

Berdasarkan bacaan di atas, jawablah beberapa pertanyaan berikut ini.

1. Bagaimana kue Bolu Meranti menjadi oleh-oleh khas Kota Medan?

Jawab:

Bolu Meranti memiliki rasa yang khas, lembut, dan cukup tahan lama meskipun tidak menggunakan bahan pengawet.

2. Usaha apa saja yang dilakukan pemiliknya sehingga membuat bolu ini terkenal?

Jawab:

Ai Ling membuka gerai sendiri di tempat yang lain.

Bahkan ia pun membuka gerai di Banda Udara Internasional Kualanamu untuk memudahkan pelanggan mendapatkannya sebagai oleh-oleh khas Kota Medan.

3. Bagaimana pengaruh keberadaan Bolu Meranti terhadap pembangunan ekonomi masyarakat Kota Medan?

Jawab:

Usaha bolu Meranti dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang-orang Medan.

4. Bagaimana pengaruh keberadaan Bolu Meranti terhadap pembangunan sosial budaya masyarakatnya?

Jawab:

Bolu Meranti menjadi ciri khas Kota Medan.

5. Apakah di daerahmu juga punya sesuatu yang biasa dijadikan oleh-oleh khas daerahmu?

Jawab:

Tahu susu Boyolali

Ayo Mengamati

Bagaimana dengan kegiatan masyarakat di daerah tempat tinggalmu? Lakukanlah kegiatan berikut ini di dalam kelompok.

1. Carilah informasi tentang oleh-oleh khas daerahmu yang terkenal sampai wilayah lain. Oleh-oleh itu dapat berupa makanan, atau kerajinan tangan khas daerah sepeti kain, patung, atau kerajinan lainnya.

2. Catatlah informasi tersebut.

3. Tuliskanlah kesimpulanmu dari kegiatan ini.

Nama oleh-oleh khas:

Keunikan atau kekhasan:

Manfaatnya terhadap kehidupan masyarakat sekitar

Jawaban dapat disesuaikan pendapat masing-masing siswa.

*) Jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.

Jawaban dapat berbeda sesuai pendapat dan tidak terpaku seperti di atas.

Sumber: tribunnews.com

Leave a Comment